Senin, 27 Oktober 2014

MACAM MACAM DRESS

5 Macam Dress Yang Cocok Dipakai di Musim Ini

Courtesy Sheknows Vemale.com - Masih ngomongin summer dan liburan yang cukup bisa dinikmati di musim ini, Anda perlu tahu beberapa bekal dress yang bisa dibawa di koper. Yang jelas, karena musimnya summer maka Anda tak perlu memilih bahan-bahan tebal dan panas, sehingga Anda bisa bebas bergerak dan bergaya di depan kamera.
Ada lima dress yang cocok Anda pakai di liburan nanti nih.
Jersey dress

Courtesy SheknowsCourtesy Sheknows
  Dress berbahan jersey yang nyaman ini bisa menjadi pilihan yang trendy dan multifungsi. Bahannya ringan, menyerap keringat dan tidak mudah kusut, sehingga ia bisa dipack masuk ke dalam koper tanpa Anda perlu bingung harus menyeterika terlebih dahulu sebelum dikenakan.
Floral print dress

Courtesy SheknowsCourtesy Sheknows
  Nah, keluarkan kembali dress floral Anda dan bisa dikombinasikan dengan outer yang Anda punya. Untuk memilih outer lebih baik pilih warna plain sehingga dapat mengimbangi dress yang Anda kenakan.
Lace dress

Courtesy SheknowsCourtesy Sheknows
  Yang masih tren dari musim lalu adalah dress berbahan lace. Bahan ini membuat tampilan tampak chic dan lebih manis. Anda bisa menghadiri beberapa event yang semi formal dengan mengenakan dress ini baik di siang hari maupun malam hari.
Pintuck dress

Courtesy SheknowsCourtesy Sheknows
  Buat semua mata memandang Anda dengan mengenakan dress super nyaman yang satu ini. Dipadukan dengan clutch dan wedges Anda sudah siap bergaya dan menjalani aktivitas seru sepanjang liburan. Enaknya lagi, bahan katun yang biasa digunakan dapat menyerap keringat sehingga tidak membuat Anda gerah.
Stripped dress

Courtesy SheknowsCourtesy Sheknows
  Kalau dress motif garis yang satu ini memang sedang populer. Motif garis baik vertikal maupun horizontal sangat adorable dipadukan dengan berbagai jenis aksesoris.
Sekarang, bongkar kembali lemari Anda dan siap berpacking untuk liburan yuk

MACAM MACAM KAIN

1. Kain Katun
Kain katun adalah jenis kain rajut (knitting) yang berbahan dasar serat kapas. Terdapat jenis kain yang mirip dengan kain katun yaitu kain PE.Cara mudah membedakannya adalah apabila kain katun dibakar maka baunya seperti kertas atau kayu dibakar dan akan menjadi abu.

Keunggulan:
1. Tidak kisut apabila dicuci
2. Tidak luntur untuk bahan berwarna
3. Mudah disablon
4. Menyerap keringat.
5. Tidak berbulu

Untuk bahan kaos oblong sendiri banyak menggunakan jenis katun kombed, atau katun kardet. Banyak kaos kaos distro di Indonesia yang menggunakan jenis combed cotton 20s atau 30s. Untuk jenis bahan kaos ini kita akan membahasnya lebih dalam pada artikel selanjutnya.

2. Kain Pique atau sering disebut lacoste
Kain lacoste piquee biasa digunakan untuk membuat kaos polo/kerah/wangki. Untuk membuat kaos kerah tersebut biasanya digunakan kerah jadi. Kerah jadi adalah bahan kerah yang sudah jadi diproduksi oleh pabrik dan tinggal jahit. Kerah bikin adalah kerah yang dibuat sendiri oleh tukang jahit dengan menggunakan bahan yang sama dengan bahan kaos (katun kombed dan karded) dengan menambahkan kain keras di dalamnya.

3. Kain PE
Kain PE (Poly Ester) adalah kain yang tingkatnya berada di bawah katun.Bahan dasarnya adalah benang polyester. Sama dengan katun, PE jugatersedia dalam bentuk bahan kaos oblong, lacoste/adidas, maupun pike. Untuk kain kaos yang berbahan dasar PE bentuk dan teksturnya hampir mirip dengan kain kaos yang berbahan dasar katun (cotton). Cara mudah membedakannya adalah kain PE apabila dibakar maka baunya sepertiplastik dibakar, jalan apinya cepat dan akan menjadi arang.

Keunggulan:
Murah
Kelemahan:

Pada beberapa jenis PE untuk bahan kaos, kain ini rawan kisut apabila dicuci dan mudah luntur.
Pada jenis PE untuk bahan sweater, biasanya suka berbulu sesudah beberapa kali dicuci.

4. Light weight wools
Di kepala Anda, kain wol mungkin langsung identik dengan bahan yang berat. Untuk lightweight wools, sesuai dengan namanya, kain wol ini tergolong ringan dan bisa dipadukan dengan apa saja. Jatuhnya di badan pun enak dilihat. Kelebihannya, kain ini agak ‘bandel’ alias tahan banting (awet).

5. Akrilit
Bahan untuk membuat kemeja. Biasanya dikombinasikan dengan rompi berbahan light weight wools

6. Cashmere
Bahan ini tergolong mewah, dengan kualitas prima. Jangan heran bila embel-embel price tagnya pun tergolong menguras kantung. Dipadukan dengan rok yang elegan ataupun dengan jeans saja, cashmere tetap terlihat mewah dan mahal. Semakin sering dicuci, bahan ini akan semakin halus. Tapi perhatikan dulu, tidak sembarang cuci, karena mencucinya pun dilakukan dengan shampoo.

7. Jersey
Untuk bahan satu ini, agar jatuhnya enak dan terlihat oke melekat di lekuk tubuh Anda, pilih yang bahannya agak berat. Satu ukuran lebih besar akan menghindari kesan pakaian melekat ketat yang tidak enak dilihat.

8. Denim
Tidak ada yang tidak mengenal dan sayang pada jenis bahan satu ini. Denim alias bahan jeans, dicintai semua kalangan. Semakin gelap warnanya, semakin mudah mencari padanannya. Selain itu juga denim yang berwarna gelap akan terlihat lebih rapi dan formal daripada yang terang dan belel.

9. Linen
Kain cantik ini berkerut. Tapi jangan sampai kerutannya malahan menganggu penampilan Anda.

10. Lycra
Lycra biasanya dipadukan dengan bahan pakaian lainya, karena kandungannya hanya beberapa persen saja. Tapi bahan pakaian yang terbuat dari unsure lycra akan lebih tahan lama kerapiannya.

11. Paragon
Jenis kain yang halus seperti kapas.Umumnya digunakan bahan pembuatan Baju Basket. Kualitas IBL Indonesia

12. D’Tree
Kain berpori penyerap keringat. Biasanya digunakan untuk bahan baju basket juga.

13. Baby Tray
Jenis kain yang bersifat tebal dan halus serta tidak berbulu. Bagian dalamnya lembut seperti selimut. Biasa digunakan untuk bahan Jumper/Sweeter.

JENIS CELANA PANJANG

6 Jenis Celana Sesuai Bentuk Tubuh
Fashion item ini merupakan salah satu andalan para cewek—setuju, kan? Masalahnya, nggak semua model celana sesuai dengan bentuk tubuh kita. Makanya, harus pintar memilih, nih…


Torso Pendek


• ‘Panjangkan’ tubuh bagian atas dengan celana model low rise/hipster.

• Pilih celana dengan detail pada pinggul untuk membentuk siluet tubuh atau gunakan belt tipis.

• Hindari celana yang berpotongan pinggang tinggi (high waisted) dan belt lebar.














Pinggul Besar


• Celana berpotongan pinggang medium rise (sekitar 2 cm di atas pinggul) dengan model lurus (pipa), flare (sedikit melebar dari area lutut), atau full cut (melebar dari pangkal paha sampai bawah) bisa menyeimbangkan bagian bawah tubuh yang lebar dan memberi kesan merampingkan.

• Pilih warna-warna gelap dan hindari celana model low rise serta aksen kantong pada bagian bokong yang membuat pinggul besar kita semakin terfokus.















Paha Besar


• Pilih celana yang ‘jatuhnya’ lurus dari pinggang hingga mata kaki. Celana lebar juga mampu menyamarkan ‘kelebihan’ kita—plus sedang tren, tuh.

• Celana dengan jahitan yang terlihat di bagian samping juga bisa membuat paha terlihat lebih langsing.

• Hindari celana yang terlalu ketat dan semakin menyempit di bagian bawah.













Betis Besar


• Pilih celana dengan bahan loose dengan model pipa (pastikan tidak ketat di bagian betis) atau boot cut untuk menyamarkan betis besar.

• Jika pinggul dan paha kita langsing, celana yang ketat ‘memeluk’ pinggul dan paha serta sedikit melebar mulai lutut ke bawah akan membuat penampilan terlihat flattering.

• Hindari skinny pants atau celana ¾ yang jatuhnya tepat di pertengahan betis.














Tungkai Kaki Pendek


• Pilih celana model skinny atau lurus untuk menciptakan ilusi tubuh lebih tinggi.

• Celana model high waisted atau yang memiliki garis lipatan vertikal (bekas disetrika) di depan bisa membuat kaki terlihat lebih jenjang.

• Hindari celana dengan aksen lipatan pada bagian bawah, model baggy, cropped dan celana kulot dengan panjang tanggung—tubuh semakin pendek dan ‘tenggelam’.

• Padukan celana dengan high heels agar terlihat lebih jenjang. Jika memakai flat shoes, pilih yang berujung runcing.







Tungkai Kaki Panjang


• Untuk kita yang berkaki panjang cocok dengan model apapun—slim cut sampai bell bottom. Pastikan panjang celana maksimal sekitar 1 cm dari telapak kaki.

• Nggak pede terlihat terlalu tinggi? Pilih cropped pants, model kargo, atau celana lurus yang dilipat agak lebar pada bagian bawah.

• Untuk padu padan, terapkan prinsip ‘keseimbangan’ agar penampilan terlihat sempurna. Coba pakai boxy shirt/jacket saat mengenakan celana model slim-cut, atau atasan pas badan saat mengenakan celana lebar

MACAM MACAM ROK

Rok merupakan bagian pakaian yang dipakai mulai dari pinggang melewati panggul sampai ke bawah sesuai dengan keinginan. Biasanya rok dipakai sebagai pasangan blus. Desain rok cukup bervariasi baik dilihat dari ukuran panjang rok maupun dari siluet rok.

Berdasarkan ukuran panjangnya, rok dapat dibagi atas :
  1. Rok micro yaitu rok yang panjangnya sampai batas pangkal paha.
  2. Rok mini yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan paha atau 10 cm di atas lutut.
  3. Rok kini yaitu rok yang panjangnya sampai batas lutut.
  4. Rok midi yaitu rok yang panjangnya sampai pertengahan betis.
  5. Rok maxi yaitu rok yang panjangnya sampai mata kaki.
  6. Rok floor yaitu rok yang panjangnya sampai menyentuh lantai.
Berdasarkan siluet/bentuk rok, desain rok dapat dibedakan atas :
  1. Rok dari pola dasar, merupakan rok yang modelnya seperti pada pola dasar tanpa ada lipit atau kerut.  Rok biasanya menggunakan retsleting pada bagian tengah muka atau tengah belakang.
  2. Rok span dan semi span, rok span merupakan rok yang bagian sisi bawahnya dimasukkan 2 sampai 5 cm ke dalam sehingga terlihat kecil ke bawah, sedangkan rok semi span merupakan rok yang bagian sisinya lurus ke bawah atau bagian bawah sama besarnya dengan bagian panggul.
  3. Rok pias, nama dari rok pias tergantung jumlah pias atau potongan yang dibuat, misalnya rok pias 3, rok pias 4, rok pias 6 dan seterusnya.
  4. Rok kerut yaitu rok yang dibuat dengan model ada kerutan mulai dari batas pinggang atau panggul sehingga bagian bawah lebar.
  5. Rok kembang atau rok klok, yaitu rok yang bagian bawahnya lebar. Rok ini dikenal dengan rok kembang, rok lingkaran dan rok ½ lingkaran.
  6. Rok lipit, rok lipit ada 3 yaitu rok lipit pipih, rok lipit hadap dan rok lipit sungkup. Rok lipit pipih yaitu rok yang lipitannya dibuat searah seperti rok sekolah murid SD. Rok lipit hadap yaitu rok yang lipitnya dibuat berhadapan, baik pada bagian tengah muka, tengah belakang atau diatur beberapa lipitan pada sekeliling rok. Sedangkan rok lipit sungkup yaitu rok yang lipitnya dibuat berlawanan arah. Misalnya lipit yang satu dibuat kekanan dan yang satu lagi dibuat arah ke kiri. Lipit ini juga sama dengan lipit pada bagian dalam atau bagian buruk bahan pada lipit hadap.
  7. Rok bertingkat yaitu rok yang dibuat beberapa tingkat. Rok ini ada yang dibuat 2 atau 3 tingkat yang diatur panjangnya. Umumnya bentuk rok ini sering dijumpai pada busana anak-anak. Tapi tahun ini rok ini juga sedang trend dipakai oleh orang dewasa dan busana muslim.

CONTOH MODEL ROK YANG SEDANG TREND

ROK A-LINE
cocok untuk tubuh berbentuk buah pir karena akan menyeimbangkan bagian yang bermasalah


ROK BERTINGKAT
cocok untuk tubuh berbentuk lurus, pilihlah rok bertingkat dengan panjang tepat dilutut 
 ROK PENSIL
cocok untuk yang bertubuh kecil 
 ROK TULIP
rok tulip merampingkan lutut dan mempercantik betis, cocok untuk yang bertubuh besar tapi berbentuk

MACAM MACAM LENGAN

Lengan pakaian merupakan bagian dari busana yang berfungsi untuk melindungi tangan dari cuaca panas maupun dingin, menutupi bagian ketiak hingga pangkal lengan, dan memperindah busana serta memanipulasi bentuk tubuh. Bagian lengan dibuat menempel dan dijahit menyatu dengan lubang lengan badan bagian atas. Dalam desain fashion dikenal berbagai macam bentuk lengan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya.
Lengan puff
Lengan puff yaitu bentuk lengan yang memiliki kerut pada bagian bahu atau bagian bawahnya. Jenis lengan ini biasa digunakan pada busana anak maupun busana dewasa.
Lengan Busana
Sumber : http://www.eveshopashop.com
Lengan Suai
Lengan suai atau biasa disebut dengan lengan licin merupakan bentuk lengan klasik tanpa kerut pada bahu bagian atas. Bentuk lengan terbilang paling sederhana jika dibandingkan dengan model lengan lainnya. Jenis lengan ini sering kali digunakan untuk seragam, busana kantoran, dan pakaian santai. 
Lengan Busana
Sumber : http://www.lightinthebox.com/
Bagikan inspirasi desainmu Disini! Dan temukan kawan-kawan baru.
Lengan lonceng
Lengan Lonceng merupakan bentuk pengembangan dari lengan licin dengan bentuk bagian bawah yang mengembang atau membesar. Jenis lengan ini banyak dijumpai pada busana muslim, busana santai dan kebaya. 
Lengan Busana
Sumber : http://www.ena-galeri.com/
Lengan raglan
Lengan raglan merupakan lengan yang mempunyai ciri khas berupa garis lengan yang memanjang dari garis leher ke lubang lengan terdalam di bagian dekat ketiak. Model lengan raglan biasa digunakan pada busana pakaian casual berupa kaos atau seragam olah raga.
Lengan Busana
Sumber : http://www.maskool.in/
Lengan kimono
Lengan kimono merupakan bentuk lengan yang membesar dibagian ujungnya dan digunting setali dengan bagian badan. Saat ini bentuk lengan kimono banyak dikombinasikan dengan berbagai macam model busana. 
Lengan Busana
Sumber : http://www.deutzyg.com/
Mempunyai karya design? Pajang karyamu Di sini!
Lengan cape
Lengan cape merupakan jenis lengan setengah lingkaran yang dipasang tanpa kerut pada bagian kerung lengannya.
Lengan Busana
Sumber : http://gaunpestaku.blogspot.com/
Lengan peasant
Jenis lengan ini memiliki panjang tiga perempat dan dipenuhi dengan kerut pada bagian bahu dan lengan bawah, bentuknya menyerupai lengan poff. 
Lengan Busana
Sumber : http://www.eveshopashop.com/
Lengan Sayap
Disebut dengan nama lengan sayap karena jenis lengan ini memiliki potongan bahan menyerupai bentuk sayap, puncak lengan bisa dikerut atau licin.
Lengan Busana
Sumber : http://www.eveshopashop.com/
Lengan Kaki Domba
Bentuk lengan ini memiliki kerutan dan menggelembung pada bagian puncak dan bagian bawah pas di pergelangan atau sebaliknya menyempit di atas dan menggembung di bawah.
Lengan Busana
Sumber : http://monicai.blogspot.com/
Lengan Tulip
Model lengan ini memiliki ukuran pendek dengan puncak lengan berupa kerut atau licin dan berbentuk menyerupai kelopak daun bunga tulip.
Lengan Busana
Sumber  : http://beritacyber.com
Lengan bishop
Lengan bishop memiliki bentuk licin pada bahu sementara menggelembung dibagian bawah. Panjang lengan bishop bisa tigaperempat, tujuh perdelapan, atau panjang sampai pergelangan. 
Lengan Busana
Sumber : http://butiksasmaya.blogspot.com/
Lengan balon
Lengan balon merupakan lengan baju yang dipenihi dengan gembung pada bagian pertengahan  panjang lengan sehingga  menyerupai balon. Bagian bawah lengan bisa diselesaikan dengan manset, bisban atau elastik.
Lengan Busana
Sumber : http://www.cyonpark.com/
Lengan dolman
Lengan dolman mempunyai ukuran longgar dengan bentuk kerung lengan agak dalam mulai dari bahu sampai tujuh setengah cm di atas garis pinggang.
Lengan Busana

MACAM MACAM KERAH

Pecah pola/model adalah pola dasar yang sudah digambar sesuai garis perubahannya, lalu digunting dan dipisahkan menurut garis dan bentuk masing-masing yang sudah dibuat, dan kemudian dirancang di atas bahan. Berikut ini adalah beberapa bentuk aneka pecah pola/model pada kerah (collar)

  1. Kerah Sport
    Ialah kerah rebah, tetapi juga dapat berdiri tanpa penegak.

    Pola Kerah Sport
  2. Kerah Shiller
    Ialah kerah rebah dan dapat berdiri tanpa penegak, apabila ditutup menjadi kerah tegak.

    Pola Kerah Shiller
  3. Kerah Kemeja Boord Terusan
    Ialah kerah dengan boord atau penegaknya terbuat dari satu pola.

    Pola Kerah Kemeja Boord Terusan
  4. Kerah Kemeja
    Ialah kerah berdiri yang terdiri dari dua bagian, yaitu kerah dan kaki kerah. Kerah kemeja disebut juga dengan boord kraah.

    Pola Kerah Kemeja
  5. Kerah Shanghay
    Ialah kerah polos yang berdiri di seputar leher. Kerah ini disebut juga dengan nama kerah China.

    Pola Kerah Shanghay
  6. Kerah Setali
    Ialah kerah yang menjadi satu dengan garis leher.
    Pola Kerah Setali
  7. Kerah Tegak
    Ialah kerah yang dapat berdiri tegak mengikuti bentuk leher.

    Pola Kerah Tegak
  8. Kerah Setengah Tegak
    Ialah kerah yang setengah berdiri pada kerung leher.

    Pola Kerah Setengah Tegak
  9. Kerah Rebah
    Ialah kerah yang terletak datar/pipih pada leher sejajar dengan garis bahu.

    Pola Kerah Rebah
  10. Kerah Dasi
    Ialah kerah dengan model yang disimpulkan sebagai dasi.

    Pola Kerah Dasi
  11. Kerah Rever
    Ialah kerah yang berbentuk kelepak. Kerah ini berfungsi sebagai bukaan depan.

    Pola Kerah Rever
  12. Kerah Kelasi
    Ialah kerah berbentuk lebar dan bersudut siku-siku.

    Pola Kerah Kelasi
  13. Kerah Shircle
    Ialah kerah yang berbentuk lingkaran.

    Pola Kerah Shircle

MACAM MACAM RENDA

Macam-Macam Renda

Dalam artikel jahit atau crafting bahasa Inggris kita sering dengar istilah trimming. Trimming sendiri bisa berarti penyelesaian akhir pada pengerjaan jahitan. Lebih spesifiknya pada konteks ini adalah penyelesaian dengan memberikan aksen atau hiasan yang tampak di luar.

Salah satu jenis trimming adalah renda. Ada berbagai jenis renda yang umum kita kenal. Untuk bisa membedakannya, kita coba bahasa satu-persatu ya. Kalau ada pembaca yang mau menambahkan keterangan atau penjelasannya silakan leave comment :)

1. Renda Air

Renda air biasanya terbuat dari bahan sintetis, tipis dan terawang (tembus pandang) seperti air. Motif sangat beragam, kebanyakan bertema floral. Warna putih mungkin yang paling banyak digunakan karena netral. Ada renda air yang sangat lembut melangsai, ada juga yang agak kaku, mana yang paling baik seharusnya yang sesuai penggunaannya. Namun secara umum semakin halus-lembut harganya semakin mahal.

2. Renda Tile

Renda tile mirip dengan renda air. Tipis dan menerawang, dengan bahan dasar kain tile atau brokat. Renda tile lebih melangsai dan biasa diaplikasikan pada gaun pengantin, baju pesta, kebaya, kerudung. Renda tile dapat menambah kesan anggun dan mewah pada busana.






3. Renda Katun

Renda katun seperti namanya, terbuat dari bahan kain katun. Kain katun tersebut dibordir dengan motif yang diinginkan dengan lebar tertentu. Renda katun serasi untuk penyelesaian bahan jahitan yang dibuat dari bahan katun juga. Banyak digunakan pada baju, mukena, tas, dan beragam kreasi.





4. Renda Rajut/Bordir

Renda rajut atau kait dan renda bordir terbuat dari berbagai jenis bahan. Ada yang berbahan dasar benang katun, benang sintetis, dan lain-lain. Renda bordir merupakan proses jalinan benang bordir yang dikerjakan terpisah dari kain atau tidak menempel pada kain. Renda rajut diproses seperti pembuatan rajutan, kebanyakan sudah diproses dengan mesin, namun ada juga yang menggunakan tangan. Renda vintage yang diproses dengan tangan (handmade) bisa berharga sangat mahal.

5. Renda Elastis

Renda elastis mirip dengan renda air, namun bahan yang digunakan adalah benang sintetis yang bisa melar. Renda elastis banyak digunakan untuk aplikasi pada bahan kaos seperti baju kaos atau bergo. Saat ini banyak juga digunakan untuk kreasi bandana, ciput, manset, dan lain-lain. renda elastis lebar juga bisa digunakan untuk kaos tangtop atau korset.






6. Renda Bunga

Renda bunga sebetulnya merupakah modifikasi dari bahan-bahan yang dirangkai menjadi bunga, dan dijalin dengan bahan seperti tile, organdi, flanel, dan lain-lain untuk memanjangkannya. Renda bunga rose banyak digunakan untuk pinggiran jilbab, hiasan baju, bros, dan aplikasi lainnya. Renda bunga berukuran besar biasanya diaplikasikan per potongan bunga dan dijahitkan ke bahan dasar satu-persatu.